Makan berlebihan memang tidak baik dalam segi medis maupun agama. Kenapa? Berikut hadits jika makan berlebihan

 

وَّكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْاۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَ

“…. makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al a’rof: 31)

 

Ayat di atas menjelaskan bahwa Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan. Memenuhi perut berlebihan adalah sifat yang buruk. Bahkan, dapat merusak agama serta kehidupan dunia.

Dengan mengisi perut hingga muncul rasa kenyang yang berlebihan dapat mengakibatkan kemalasan dan banyak tidur. Jika demikian, efek negatifnya akan menjadikan manusia bodoh.

Banyak tidur dan bermalas-malasan dapat menyia-nyiakan waktu yang merupakan modal dasar dalam kehidupan. Selain itu, makan berlebihan juga dapat menimbulkan penyakit seperti sesak dada, dan penyakit lainnya. Sehingga hal tersebut mengganggu kelangsungan manusia untuk beribadah.

 

 

Info Produk kaleng segar (klik disini)

 

 

حَدَّثَنَا سُوَيْدُ بْنُ نَصْرٍ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ أَخْبَرَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ حَدَّثَنِي أَبُو سَلَمَةَ الْحِمْصِيُّ وَحَبِيبُ بْنُ صَالِحٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ جَابِرٍ الطَّائِيِّ عَنْ مِقْدَامِ بْنِ مَعْدِي كَرِبَ قَالَ
سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا مَلَأَ آدَمِيٌّ وِعَاءً شَرًّا مِنْ بَطْنٍ بِحَسْبِ ابْنِ آدَمَ أُكُلَاتٌ يُقِمْنَ صُلْبَهُ فَإِنْ كَانَ لَا مَحَالَةَ فَثُلُثٌ لِطَعَامِهِ وَثُلُثٌ لِشَرَابِهِ وَثُلُثٌ لِنَفَسِهِ

Telah menceritakan kepada kami Suwaid bin Nashr telah mengabarkan kepada kami Abdullah bin Al Mubarak telah mengabarkan kepada kami Isma’il bin ‘Ayyasy telah menceritakan kepadaku Abu Salamah Al Himshi dan Habib bin Shalih dari Yahya bin Jabir Ath Tho`i dari Miqdam bin Ma’dikarib berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda:  “Manusia tidak memenuhi wadah yang buruk melebihi perut, cukup bagi manusia beberapa suapan yang menegakkan tulang punggungnya, bila tidak bisa maka sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumnya dan sepertiga untuk nafasnya.”

 

Hadits di atas menjelaskan bahwa makanlah secukupnya, yang mana ada perintah Rasulullah yang hendaknya diamalkan. Yakni makan dan minumlah dengan sederhana dengan mengisi sepertiga bagian perut untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk udara agar dapat bernafas.

 

Dari kedua hadits makan berlebihan di atas, kita sebagai kaum muslimin alangkah baiknya mengikuti apa yang sudah di katakan Rasulullah. InshaAllah kebaikan akan selalu menemani.

 

Sumber: oase.id

Scroll to Top