Simulasi Beternak Domba Dan Kambing Dengan Kebun Rumput

Dengan simulasi, jumlah lahan yang diperlukan untuk 100 atau 105 domba dapat dihitung. Penghitungan ini dilakukan dengan dua asumsi. Asumsi pertama satu ekor domba memerlukan satu meter persegi rumput per hari. Asumsi ke dua, rumput akan tumbuh dan dapat dipanen setelah berumur 40 hari. Bila seseorang mempunyai luas lahan kebun rumput 300 bata (300×14 = 4200 meter), maka 4200 dibagi 40 hari diperoleh 105 ekor domba.

1 1234567890123456789012345678901234567890
2 1---------1---------1---------1---------
3 1---------1---------1---------1---------
4 1---------1---------1---------1---------
5 1---------1---------1---------1---------
6 1---------1---------1---------1---------
7 1---------1---------1---------1---------
8 1---------1---------1---------1---------
9 1---------1---------1---------1---------
0 1---------1---------1---------1---------

Gambar di atas mensimulasikan lahan yang terdiri atas 40m x 10m = 400m persegi. Lahan seluas 400m2 akan mampu memberi pakan sebanyak 10 domba. Oleh karena itu, lahan seluas 4000m2 akan mampu memberi pakan sebanyak 100 domba. Gambar di atas menunjukkan bahwa satu ekor domba memerlukan lahan sebanyak 40m2. Mengapa 40m2? Karena seekor domba mengkonsumsi 1m2 setiap hari. Hari berikutnya, ia harus pindah ke lahan lain sampai 40 hari agar lahan 1m2 yang pertama dapat tumbuh dan dipanen dalam 40 hari.

Sebuah rumah di kampung luasnya bisa saja 30 bata atau 420m2. Ukuran rumah ini adalah rumah “priyayi alias ningrat” karena rumah kalangan “biasa” cukup 10 bata saja. Oleh karena itu, seandainya lahan seluas 420m2 itu digunakan sebagai lahan kebun rumput, maka lahan itu akan mampu memberi pakan sebanyak 10 ekor domba.

Pakan domba ini mesti diperhitungkan dari berat domba. Pakan domba adalah 10% dari berat domba. Bila berat domba 50kg (rata-rata), maka pakan per hari domba tersebut adalah 5kg. Bila berat domba 100kg, maka pakannya adalah 10kg per hari. Bila berat domba adalah 20kg, maka pakannya adalah 2kg.

Laba
Laba dari 100 domba dari lahan 4200m2 (300 bata atau dengan kandang 400 bata) dapat dihitung. Bila modal dasar seekor domba adalah Rp 300.000,00, dan dalam satu tahun dijual Rp 1.300.000,00, maka laba seekor domba adalah 1.000.000,00. Bila dalam satu peternakan ada 100 domba, maka laba keseluruhan adalah 100 x Rp 1.000.000,00 atau Rp 100.000.000,00 setahun. Bila domba dibiakkan sendiri, maka keuntungan dapat lebih berlipat sekalipun waktu pemeliharaan relataif akan lebih lama dari satu tahun.

Pekerja
Pekerja di peternakan dapat diambil sampai empat orang. Peternakan seluas 4200m2 yang ditanami rumput (jadi kebun rumput) dengan kandang kurang lebih 100m2. Kebun rumput itu dapat tumpang sari dengan berbagai tanaman: jati, mangga, sirsak, nangka, pisang, durian dan / atau pohon bambu.
Penghitungan gaji pekerja dapat dibandingkan dengan laba yang diperoleh. Bila gaji seorang pekerja sesuai UMR adalah 750.000,00 per bulan, maka gaji per tahun adalah 7.500.000,00 + 1.400.000,00 = kurang lebih 9juta. Bila ada 4 orang pekerja, maka gaji keseluruhan adalah 4 x 9juta = 36juta per tahun atau 2,8juta per bulan. Dengan demikian, laba bersih, dipotong gaji pekerja adalah 100juta – 36juta = 64juta per tahun. Jumlah 64juta per tahun bila dibagi 12 bulan adalah 5,3juta per bulan.

Jadwal Pekerja
Pekerja yang mengurus kebun rumput dan kandang dapat dijadwal. Mereka bekerja dengan pergeseran (shift) waktu kerja. Di sini diasumsikan pekerja menunggui kandang siang-malam demi keamanan kandang dari pencurian. Karena itu, kandang di peternakan harus mempunyai pos jaga yang dilengkapi dengan listrik, air, dan barang elektronik. Juga mesti ada perabotan: kursi, meja, tempat tidur, dapur, gudang. Sangat menarik jika kandang dikonversi sebagai lahan wisata. Lahan wisata ini berarti masyarakat sekitar dapat mengunjungi, belajar dari pola peternakan ini. Jika lahan wisata dipertimbangkan secara serius, maka perlu ada warung seperti warung bakso, susu, beef steak, tengkleng, atau olahan keju.
Sistem jadwal sebaiknya setiap hari ditunggui dua pekerja. Bila hanya seorang yang menunggu kandang, orang ini akan jenuh karena tidak ada teman ngobrol. Di samping itu, ada kemungkinan ada keperluan mendesak yang memungkinkan hanya seorang yang menunggu kandang sementara seorang lainnya memenuhi kebutuhannya yang mendesak itu. Keperluan mendesak contohnya urusan rumah tangga, desa, tamu, atau undangan.
Bila pekerja ada empat orang: Ara, Wardana, Aca, Pandi maka pengaturan jadwal ialah sebagai berikut.

Siang Malam
1. Senin Ara Wardana
2. Selasa Wardana Aca
3. Rabu Aca Pandi
4. Kamis Pandi Ara
5. Jumat Ara Wardana
6. Sabtu Wardana Aca
7. Minggu Aca Pandi
8. Senin Pandi Ara dan seterusnya

Sejumlah Modal Persiapan
Modal yang harus disiapkan di antaranya adalah lahan yang strategis. Lahan strategis ini adalah lahan yang dekat dengan sumber air (sungai atau irigasi) dengan begitu, kebun rumput tidak akan kekurangan air. Bila kebun rumput kekurangan air, maka rumput tidak akan tumbuh dengan baik.
Lahan yang strategisi ini cukup 400 bata untuk 100 ekor domba. Dengan perhitungan yang sama, lahan dapat kurang atau lebih dari 400 bata. Jangan terlalu rakus! Manusia sudah punya satu lahan ingin punya lahan lain…. Manusia sudah punya satu gunung ingin punya dua gunung…. Biarkan lahan untuk manusia lain dengan usaha lain.
Lahan sebanyak 400 bata bila dinilai strategis akan berharga 400rb per bata. Dengan begitu, modal lahan adalah 160juta. Tentu saja lahan ini tidak di tengah kota, melainkan di kampung yang memungkinkan limbah kotoran domba tidak mengganggu warga. Bila lahan dipertimbangkan kurang strategis (kurang ada air atau jauh dari air) maka lahan biasanya murah, bisa hanya 50rb–100rb per bata. Dengan begitu harga modal lahan yang kurang strategis seluas 400 bata bisa saja sekitar Rp 40juta.

Modal Kandang
Sebelum mimpi dilaksanakan, terlebih dahulu harus dihitung modal kandang. Modal kandang kurang lebih 10 juta untuk baja stainles, genteng fiber, papan dan bambu.
Luas kandang adalah 1,5m2 per satu ekor domba dengan begitu, bila ada 100 domba, maka luas kandang adalah 150m2 (10,7 bata).

Tahun-tahun Awal
Untuk tahun pertama, pekerja bisa hanya dua orang. Hal ini untuk menghemat pengeluaran karena keuntungan baru diperoleh tahun depan (saat hari raya Kurban, Rayagung). Oleh karena itu, jadwal pekerja untuk dua orang adalah sebagai berikut.

Siang Malam
1. Senin Ara Dana
2. Selasa Dana Ara
3. Rabu Ara Dana
4. Kamis Dana Ara
5. Jumat Ara Dana
6. Sabtu Dana Ara
7. Minggu Ara Dana
8. Senin Dana Ara dan seterusnya

Dengan dua orang pekerja di tahun awal, gaji pekerja pun “hanya” setengahnya yaitu 1,4juta per bulan. Setelah panen di hari raya Kurban (Rayagung), pekerja dapat ditambah dengan seleksi yang ketat (disiplin).

Indisipliner
Tindakan indisipliner dapat dilakukan pekerja. Tindakan indisipliner dapat mengakibatkan resiko fatal bagi usaha. Bahkan usaha bisa bangkrut. Tindakan indisipliner itu di antaranya mangkir masuk. Bahkan yang fatal adalah pencurian atau menukar domba dengan domba yang lebih kecil. Pekerja dapat menjual domba yang besar dan menukarnya dengan domba yang lebih kecil. Dengan begitu dia dapat surplus atau keuntungan dari selisih harga jualnya. Untuk mencegahnya dapat dilakukan dokumentasi seperti foto dari domba. Bayangkan foto 100 domba dalam bentuk digital, diprint dan ditempel di kandang atau disimpan di kantor. Indisipliner yang berbahaya dapat dikenakan sanksi dari mulai teguran sampai pemecatan untuk sanksi terberat. Untuk mencegah pencurian, penukaran atau penjualan, kandang dapat dikunci dengan gembok. Dengan begitu, domba dapat dikeluarkan hanya bila ada pemilik saja.

Pagar Peternakan
Peternakan atau kebun jukut dapat dipagar dengan patok beton dan pagar bambu. Pagar bambu harus dibuat bila domba diperbolehkan untuk dikeluarkan untuk berjalan-jalan di areal peternakan. Bila kebun jukut tidak dipagar, ada kemungkinan domba keluar dari areal peternakan dan merusak sawah, kebun, atau tanaman orang lain. Oleh karena itu, di areal peternakan harus ada pohon bambu untuk membuat pagar bambu.

Hal-hal Lain
Hal lainnya yang dapat dibahas di antaranya modal bibit rumput, modal pompa (toren), pengembangan SMK dan pengembangan desa wisata peternakan.

 

Sumber : http://iswara.staf.upi.edu

MT Farm Camp, Program Praktek Kerja Lapangan / Magang Plus Upgrading Keilmuan

MT FARM CAMP
MT Farm Camp adalah program magang/Praktek Kerja Lapangan periode Juli-Agustus 2018 yang berbasis data dan empiris serta dipadukan dengan pembentukan mental & karakter peserta.

KETENTUAN MAGANG:
1. Membawa perlengkapan : sepatu boot, pakaian ganti, peralatan mandi, perlengkapan ibadah, senter, jas hujan, sandal jepit, selimut / jaket, kaos kaki, jas hujan, obat-obatan pribadi (jika ada), laptop (minimal 3 orang membawa 1 laptop).
2. Tidak mendapat gaji, uang transport, uang makan maupun penginapan.
3. Menjaga nama baik diri pribadi, kampus & CV. Mitra Tani farm.
4. Siap menjalankan tata tertib yang berlaku.

MATERI & KEGIATAN MAGANG/PRAKTEK KERJA LAPANG :

1. Produksi Di Kandang (Dibimbing oleh Amrul Lubis, S.Pt)
Materi utama : management pakan, penggemukan & pengembangbiakan

2. Peningkatan Teori & Wawasan Peternakan (Dibimbing oleh Mochamad Afnan Wasom, S.Pt)
Materi utama : A-Z tentang beternak kambing & domba

3. Business Start Up (Dibimbing oleh M. Wildan, S.Pt. & Budi Susilo Setiawan, S.Pt)
Materi utama : Memulai Usaha Peternakan & Membangun Team

4. Character Building & Outbound (A.S.B. Nasution, Team SAR)
Materi utama : Camping (3 pekan), pembinaan karakter & mental, pengenalan alat-alat rescue & cara penggunaannya, repling

5. Pengolahan Pasca Panen (Team MT Farm)
Materi utama :
 Latihan penyembelihan & pengulitan (Asep Erwan, A.Md)
 Membuat masakan kambing guling, gulai & sate (Pak Tono, juru masak Salamah Aqiqah)
 Membuat rendang dalam kemasan kaleng (Siti Aisyah, S.Pt & Asep Priatna Kusumah, S.Pt)
 Membuat yogurt & kevir (Siti Aisyah, S.Pt)

6. Online Marketing (Team Marketing)
Materi utama : Riset Online & memanfaatkan media gratisan untuk bisnis

7. Pembinaan Masyarakat di kampung & sekolahan sekitar CV. Mitra Tani farm

8. MATERI KHUSUS : Management penjualan & transportasi menjelang Idul Adlha

9. Refreshing : Mendaki Gunung Gede / Pangrango

PESERTA MAGANG HARUS MENTAATI TATA TERTIB :
1. Pakaian
Diwajibkan memakai pakaian yang rapi & sopan, dianjurkan untuk selalu menggunakan pakaian seragam praktek.
2. Perilaku
Berperilaku sopan di lingkungan magang, jujur, bertanggung jawab, disiplin, dan mematuhi semua tata tertib.
3. Kehadiran
 Peserta magang harus hadir tepat waktu sebagaimana yang dijadwalkan
 Peserta magang yang sakit wajib membawa surat dokter
Apabila peserta magang alpa (tidak mengikuti kegiatan tanpa keterangan), wajib mengganti hari atau mengerjakan tugas tambahan

BAGI PESERTA MAGANG YANG MELANGGAR TATA TERTIB Dan Ketentuan Yang Berlaku Tersebut Di Atas, Maka Akan Dikenakan Sanksi Sebagai Berikut :
• Peringatan lisan atau tidak diperbolehkan masuk praktek dan magang.
• Pemutusan kerja praktek/magang dengan surat peringatan ke lembaga yang bersangkutan dan tanpa diberikan sertifikat.

JADWAL KEGIATAN:
04.30-06.00 sholat shubuh, sharing & briefing
06.00-06.30 mandi & sarapan
06.30-08.30 aktifitas sesuai job
08.30-09.00 istirahat
09.00-12.00 di kelas
12.00-13.00 sholat, istirahat & makan
13.00-15.00 aktifitas sesuai job
15.00-15.45 sholat & istirahat
15.45-17.00 materi character building
17.00-19.30 sholat maghrib & isya, istirahat
19.30-21.00 materi character building
21.00-04.00 istirahat

Info Lebih Lanjut, Silakan Hubungi :
CV. Mitra Tani Farm
Jl. Baru Manunggal 51 No. 39 Rt 04/05 Tegalwaru, Ciampea, Kab. Bogor, Jawa Barat 16620
Telp./SMS/WA 085 773 222 212 (Indosat)
Online Media :
Web: http://mitratanifarm.co.id
IG: https://www.instagram.com/mitratanifarm
Fb: https://www.facebook.com/mitratanifarm

Daftar Peserta Sosialisasi WUB Jabar 2017 Bidang Usaha Peternakan Domba

Daftar Peserta Sosialisasi WUB Jabar 2017 Bidang Usaha Peternakan Domba

Peningkatan Sumber Daya Manusia merupakan hal yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas usaha. Berkenaan dengan hal tersebut Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengembangkan Program Pencetakan Seratus Ribu Wirausaha Baru yang bertujuan untuk melahirkan para Wirausaha Baru yang inovatif, kreatif dan mandiri serta berdaya saing.

Pengembangan kewirausahaan merupakan salah satu upaya untuk menggali potensi dan kompetensi sumber daya manusia di Jawa Barat dalam mendukung penyerapan lapangan kerja dan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), kebutuhan akan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal untuk menghadapi kompetisi tersebut bukan hanya sekedar komunikasi namun pengetahuan dan kemampuan/skill sangat diperlukan dalam mengembangkan kualitas SDM termaksud.

Pencetakan Seratus Ribu Wirausaha Baru di Jawa Barat telah ditetapkan dengan Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 79 Tahun 2015, hal ini telah memberikan jaminan dan kepastian atas eksistensi masyarakat untuk mengembangkan kewirausahaan dan Pemerintah akan memfasilitasi akses kelembagaannya, penciptaan pasar dan akses pembiayaannya. Kegiatan tersebut dilakukan secara terpadu dengan menggunakan strategi “Jabar Masagi” yang melibatkan berbagai tingkatan Pemerintahan, Akademisi, Komunitas dan Dunia Usaha.

Pencetakan Seratus Ribu Wirausaha Baru di lingkungan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Barat dilakukan dengan tahapan pelatihan, pemagangan dan pendampingan/mentoring kewirausahaan.

Program Pencetakan Seratus Ribu Wirausaha Baru Jawa Barat adalah program pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berupaya secara bertahap mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui Program dan Kegiatan yang langsung dapat dirasakan manfaatnya oleh semua pihak.

Nama-nama peserta Sosialisasi WUB Jabar 2017 Bidang Usaha Peternakan Domba bisa dilihat disini (lihat daftar peserta)

Pelaksanaan : Selasa, 28 November 2017, pukul 08.00 s.d Selesai

UPDATE 21 November 2017 : Sehubungan akan ada evaluasi AUTS pada tanggal 28 November 2017, maka kegiatan sosialisasi WUB Jabar bidang usaha peternakan domba diundur menjadi hari Kamis tanggal 30 November 2017.

Lokasi kegiatan: Rumah Joglo, Desa Wisata UKM Tegal Waru, Kec. Ciampea, Kab. Bogor, Jawa Barat

Sumber info : mitratanifarm.co.id

Daftar Peserta Sosialisasi WUB Jabar 2017 Bidang Usaha Peternakan Domba

Daftar Peserta Sosialisasi WUB Jabar 2017 Bidang Usaha Peternakan Domba

Peningkatan Sumber Daya Manusia merupakan hal yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas usaha. Berkenaan dengan hal tersebut Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengembangkan Program Pencetakan Seratus Ribu Wirausaha Baru yang bertujuan untuk melahirkan para Wirausaha Baru yang inovatif, kreatif dan mandiri serta berdaya saing.

Pengembangan kewirausahaan merupakan salah satu upaya untuk menggali potensi dan kompetensi sumber daya manusia di Jawa Barat dalam mendukung penyerapan lapangan kerja dan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), kebutuhan akan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal untuk menghadapi kompetisi tersebut bukan hanya sekedar komunikasi namun pengetahuan dan kemampuan/skill sangat diperlukan dalam mengembangkan kualitas SDM termaksud.

Pencetakan Seratus Ribu Wirausaha Baru di Jawa Barat telah ditetapkan dengan Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 79 Tahun 2015, hal ini telah memberikan jaminan dan kepastian atas eksistensi masyarakat untuk mengembangkan kewirausahaan dan Pemerintah akan memfasilitasi akses kelembagaannya, penciptaan pasar dan akses pembiayaannya. Kegiatan tersebut dilakukan secara terpadu dengan menggunakan strategi “Jabar Masagi” yang melibatkan berbagai tingkatan Pemerintahan, Akademisi, Komunitas dan Dunia Usaha.

Pencetakan Seratus Ribu Wirausaha Baru di lingkungan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Barat dilakukan dengan tahapan pelatihan, pemagangan dan pendampingan/mentoring kewirausahaan.

Program Pencetakan Seratus Ribu Wirausaha Baru Jawa Barat adalah program pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berupaya secara bertahap mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui Program dan Kegiatan yang langsung dapat dirasakan manfaatnya oleh semua pihak.

Nama-nama peserta Sosialisasi WUB Jabar 2017 Bidang Usaha Peternakan Domba bisa dilihat disini (lihat daftar peserta)

Pelaksanaan : Selasa, 28 November 2017, pukul 08.00 s.d Selesai

UPDATE 21 November 2017 : Sehubungan akan ada evaluasi AUTS pada tanggal 28 November 2017, maka kegiatan sosialisasi WUB Jabar bidang usaha peternakan domba diundur menjadi hari Kamis tanggal 30 November 2017.

Lokasi kegiatan: Rumah Joglo, Desa Wisata UKM Tegal Waru, Kec. Ciampea, Kab. Bogor, Jawa Barat

Pelatihan Pengolahan Karkas Domba di CV Mitra Tani Farm, Ciampea, Bogor

Alhamdulillah, kami telah diberi kesempatan oleh PKPU untuk ikut serta dalam pelatihan yang diadakan di Ciampea Bogor,jingga di wakilkan oleh dua orang yaitu Bu Riesa dan Bu Reny, mau tau ceritanya? mari kita simak bersama…..langsung dari TKP, yuks…

Pelatihan Pengolahan Karkas Domba di MT Farm, Ciampea, Bogor
Pelatihan Pengolahan Karkas Domba di MT Farm, Ciampea, Bogor

Tanggal 14 juni 2012 kemarin, kami perwakilan jingga memenuhi undangan PKPU untuk mengikuti pelatihan ke MT Farm Ciampea, Bogor. karena kami sangat antusias mengikuti pelatihan ini, kami pun telah sampai di kantor cabang PKPU Condet pada pukul 7.30 pagi. rencananya kami beserta rombongan yang berjumlah sekitar 15 orang akan berangkat pukul 8.00 WIB. perjalanan kami sangat menyenangkan karena banyak kenal orang baru, diantara nya ada yang berasal dari Kredit Usaha Mandiri Mampang dan Program 1000 Jamban di Depok yang kesemuanya merupakan mitra dari PKPU.

Subhanallah meski perjalanan sedikit macet dan sedikit memacu adrenalin,dengan menempuh perjalanan sekitar 2 jam sampailah kami di MT Farm, ternyata tempatnya recomended banget, ada BLK, yang di samping nya terdapat musholla berbentuk saung yang juga ditemani oleh kolam ikan, sejauh mata memandang banyak kebun-kebun sayuran organik yang bersebelahan dengan kandang domba/kambing tersebut. Acara pun di mulai dengan sambutan dari pihak PKPU yang dalam hal ini di wakili oleh pak Arafat dan salah satu pemilik MT Farm yaitu pak Budi Susilo S.Pt.

Pak Budi Setiawan, Salah Satu Pemilik CV. Mitra Tani Farm, Ciampea, Bogor Sedang Memberikan Sambutan Pada Pembukaan Pelatihan Pengolahan Karkas Domba di MT Farm, Ciampea, Bogor
Pak Budi Setiawan, Salah Satu Pemilik CV. Mitra Tani Farm, Ciampea, Bogor Sedang Memberikan Sambutan Pada Pembukaan Pelatihan Pengolahan Karkas Domba di MT Farm, Ciampea, Bogor

Karkas dalan bidang peternakan adalah daging dan tulang tanpa kulit, jeroan, kepala dan kaki. Kebutuhan Daging Domba/kambing saat ini sangat besar yaitu untuk Qurban, Aqiqah, Hotel, restauran, dan penjagalan. namun kebutuhan market ini tidak diikuti oleh maraknya peternakan yang ada, sehingga usaha beternak domba/kambing ini mempunyai Prospek yang cerah.

Pelatihan Pengolahan Domba Karkas, merupakan awal dari suatu usaha yang menjanjikan saat ini yaitu usaha Aqiqah, karena dengan terus meningkatnya kesadaran masyarayarakat dalam hal beragama. ditekankan oleh pak Budi bahwa permintaan domba/kambing saat ini sangat besar memang awalnya Mitra Farm hanya menjual untuk kebutuhan hewan Qurban namun karena melihat peluang dan banyaknya permintaan untuk Aqiqah sekarang ini maka dibukalah Salamah Aqiqah. jika memang ingin serius dalam usaha ini jangan lupakan dari hulu hingga hilir yaitu dari aspek Produksi yaitu peternakan Domba/kambing, kesejahteraan peternak yaitu pelaku industri ini serta bagaimana kreasi kita dengan masakan aqiqah ini.

Bumbu Untuk Pembuatan Nasi Kebuli Pada Pelatihan di CV Mitra Tani Farm Bersama PKPU dan ZIS Indosat - www.mitratanifarm.com
Bumbu Untuk Pembuatan Nasi Kebuli Pada Pelatihan di CV Mitra Tani Farm

Pengolahan Karkas Domba untuk Aqiqah selain di buat Sate dan Gulai, ternyata kita juga bisa dengan membuat kreasi lain yaitu dengan di buat kambing guling dan Nasi Kebuli. Pengolahan karkas dengan di buat kambing guling dapat menghemat harga tusuk sate dan harga pekerja untuk menusuk sate.

Bapak Afnan Wasom, salah satu Trainer sedang memperagakan pembuatan kambing guling Pada Pelatihan di CV Mitra Tani Farm Bersama PKPU dan ZIS Indosat - www.mitratanifa
Bapak Afnan Wasom, salah satu Trainer sedang memperagakan pembuatan kambing guling

Diakhir acara kami pun menyempatkan diri untuk melihat-lihat kandang MT Farm, jadi kangen masa lalu, hehehe…

Salah satu Kandang Domba & Kambing DI CV Mitra Tani Farm Ciampea, Bogor, Jawa Barat
Salah satu Kandang Domba & Kambing DI CV Mitra Tani Farm Ciampea, Bogor, Jawa Barat

Kami senang dapat terlibat daalam pelatihan ini karena selain menambah referensi untuk mulai merencanakan untuk membuka lapangan kerja, dan semoga kedepannya sesuai harapan PKPU kita dapat membuat suatu Jaringan Bisnis Sosial se Indonesia atau bahkan mungkin se Dunia. amiin

Penasaran ada apa lagi dengan Jingga? tunggu cerita selanjutnya ya….

wasalam

 

Sumber : Jingga Life School