Tempat Pengalengan

Cara pengerjaan autoclave sebenarnya tidak semudah yang kita kira. Tidak hanya sekedar memasukan kemasan dan memencet tombol. Jika sebelumnya belum pernah menggunakan autoclave, cobalah cari instruksi kerja atau panduan menggunakan autoclave atau buku panduan penggunaan yang selalu ada ketika proses pembelian autoclave. Karena, setiap autoclave biasanya memiliki prosedur pernggunaan yang berbeda-beda. Misalnya autoclave tipe manual dan autoklaf tipe otomatis. Pastikan menanyakan kepada user senior jika memang di perlukan.

Secara umum, autoclave di jalankan pada suhu 121°C selama minimal 30 menit dengan menggunakan uap jenuh di bawah tekanan minimal 15 psi.

 

Baca Juga Jenis-jenis Autoclave (klik disini)

 

Berikut ini adalah proses pengerjaan Autoclave yang harus di ikuti..

  • Masukan air dengan jumlah volume yang sesuai dengan kebutuhan. Jika terdapat indikator penunjuk pada bak penampung air, itu bisa di jadikan patokan yang ideal, karena setiap jenisnya membutuhkan supply air yang berbeda-beda.
  • Jika jenis autoklaf yang anda miliki sudah termasuk jenis yang canggih sehingga indikator hanya akan terlihat ketika ada supply listrik. Anda di pastikan harus menghubungkan listrik dan menyalakan tombol power terlebih dahulu.
  • Tempatkan media cair, atau media padat atau peralatan laboratorium yang  akan di sterilisasi pada autoklaf. Pastikan anda menyusunnya dengan rapi, jika terdapat rak untuk menyusunnya serapi mungkin, gunakan.
  • Tutup autoclave dengan baik dan rapat, kemudian cek kembali safety clamp sebelum melakukan proses sterilisasi. Jika safety clamp pada alat ini berupa mur-baud putar, maka pastikan tertutup rapat.
  • Setting waktu dan suhu pada alat ini sesuai dengan kebutuhan, kemudian tekan tombol start. Pada jenis autoclave otomatis akan memerlukan proses memilih cycle untuk menentukan cycle mana yang paling tepat untuk produk yang akan anda sterilisasi.
  • Setelah proses steriliasi berakhir dan suhu menjadi dingin, anda baru bisa memindahkan produk keluar dari autoclave.
  • Kosongkan autoclave dari produk yang telah disterilisasi setiap kali sudah di gunakan. Jika tidak di gunakan dalam waktu yang cukup lama di sarankan untuk mengkosongkan air pada bak penampung.

 

Baca juga perbedaan daging sapi dan domba (klik disini)

 

Sumber: andarupm

Scroll to Top